PAMEKASAN - Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam diperingati setiap tanggal 12 Rabi'ul Awal, jadi pada tahun ini jatuh pada tanggal 19 Oktober 2021. Namun Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam pada tahun ini sedikit berbeda, karena hari libur perayaannya digeser menjadi tanggal 20 Oktober 2021 atau Rabu (20/10). Hari libur perayaan Maulid Nabi Shalallahu Alaihi Wassalam digeser karena disesuaikan dengan kebijakan pemerintah mengantisipasi mengurangi munculnya kasus baru Covid-19. Maulid Nabi sendiri dimaknai dari kata "Mawlid" yang artinya "melahirkan", artinya sebagai perayaan hari lahirnya Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam yang bersejarah bagi seluruh umat muslim. Peringatan maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam telah memberi pesan kepada kita, tentang pentingnya meneladani Rasulullah, dalam sikap dan perilaku hidup.


Kaur TU Arief Chandra dan Kasubsi TI Inteldakim Darwin Piandu bersama pegawai mengikuti giat Tausiyah Maulid Nabi
Kementerian Hukum dan HAM mengadakan acara Siraman Rohani dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wassalam pada hari ini (05/11). Acara dimulai pada pukul 13.00 WIB dan berlangsung secara daring melalui aplikasi Zoom. Acara dibuka dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Kementerian Hukum dan HAM, serta dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh Ujairudin, SH dan saritilawah oleh Fitriyah Agustiani, S.Ag. Direktur Jenderal HAM Mualimin Abdi dalam sambutannya menekankan kepada seluruh insan pengayoman untuk dapat meneladani sifat-sifat Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam serta dapat mengimplementasikannya pada kehidupan sehari-hari terlebih pada saat melaksanakan tugas.

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Prof Dr. KH. Nasaruddin Umar menyampaikan tausyiah
Sebagai acara inti adalah tausiyah oleh Prof. Dr. KH. Nasarudin Umar, MA. Tema pada tausiyah yang disampaikan adalah "Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi Mewujudkan Insan Pengayoman yang BerAKHLAK”. Tokoh Islam Indonesia kelahiran Ujung-Bone, Sulawesi Selatan ini mengangkat sisi lain dari Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam. Walaupun dilaksanakan secara virtual, namun kegiatan acara Maulid Nabi Muhammad Kali Shalallahu Alaihi Wassalam ini tetal berjalan dengan khidmat. Kegiatan berjalan dengan lancar sampai berakhirnya acara. (AR)

