PAMEKASAN - Bulan suci Ramadhan akan datang sebentar lagi. Hari pertama bulan suci Ramadhan 1444 H diperkirakan jatuh pada tanggal 22 Maret 2023. Dalam rangka menyambut kedatangan bulan suci yang dinantikan umat Islam di seluruh dunia ini, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur mengikuti Silaturahmi Keluarga Besar Kemenkumham secara daring melalui kanal Youtube Live pada Kamis (16/03/2023).
Berlokasi di Ruang Rapat Kantor Imigrasi Pamekasan, kegiatan disaksikan oleh Kasubbag Tata Usaha Pandu Bayuaji, JFU PPK Hairil Wahyudi, JFU Bendahara Syaiful Hajat, JFU Penyusun RKAKL Chandra Luhur Puspitadi, JFU Pengelola Data Kepegawaian Johana Diannita, dan JFT Analis Keimigrasian Pertama Alfa Raditya. Adapun secara keseluruhan, kegiatan diikuti oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, jajaran unit utama Kementerian Hukum dan HAM, seluruh jajaran Kantor Wilayah dan unit pelaksana teknis di seluruh Indonesia.
Dalam laporannya, Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto mengajak untuk menyambut bulan Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya. "Mari tingkatkan kualitas pekerjaan kita menjadi lebih baik lagi. Bulan ini merupakan bulan yang baik. Mari menjaga amanah, sehingga pekerjaan kita memiliki hasil yang menjadi berkah," tuturnya.
Sementara itu, Menteri Hukum dan HAM mengajak seluruh jajaran untuk mempererat tali silaturrahmi. "Silaturrahmi dipercaya akan meluaskan pikiran dan memperkaya sudut pandang, serta merupakan salah satu dari upaya membuka pintu rezeki. Mari bersilaturrahmi dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan," tuturnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh jajaran untuk meningkatkan kepedulian sosial. "Pada kesempatan ini, saya berterimakasih kepada rekan-rekan semua sehingga telah terkumpul sejumlah dana untuk berbagi kepada adik-adik kita di 7 Pondok Pesantren pada siang hari ini," katanya.
Selanjutnya, dilaksanakan penyerahan santunan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kemenkumham Komjen Pol Andap Budhi Revianto dan Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Penerima santunan adalah Yayasan Rumah Yatim Arrohman Indonesia, Yayasan Mizan Amanah, Yayasan Panti Yatim Indonesia, Yayasan An-Naja, Yayasan Bakti Pemuda Nusantara, Yayasan Lentera Al Qur'an Elhasan, dan Yayasan Batara Indonesia.
Dalam tausyiahnya, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar mengatakan, bahwa bulan suci Ramadhan merupakan bulan mulia di mana memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk membakar dosa-dosa yang telah lalu. "Arti kata Ramadhan adalah membakar. Pada bulan suci tersebut, umat Islam diberikan kesempatan yang mulia untuk membakar dosa-dosanya yang telah lalu," tuturnya. Dalam bulan Ramadhan, lanjut Nasaruddin, terdapat hari turunnya kitab suci umat Islam, yaitu Al Qur'an. "Menurut Rasulullah Muhammad SAW, apabila seluruh isi kitab suci terdahulu hingga Al Qur'an ini dipadatkan, maka intinya adalah Surah Al Fatihah. Oleh karena itu, Surah Al Fatihah disebut sebagai Ummul Qur'an (induknya Al Qur'an)," tutur Nasaruddin.
Menutup tausyiah, Prof. Nasaruddin Umar mengajak kepada seluruh hadirin untuk menjaga iman di dalam hati. "Mari kita jaga kadar keimanan sehingga menjadi makhluk Allah yang ahli ibadah, bukan sekedar melaksanakan ibadah untuk menggugurkan kewajiban, tetapi juga menjaga kualitas komunikasi kita kepada Allah, tidak hanya sekedar melaksanakan tetapi mencintai apa yang dilaksanakan," tuturnya. (alfa/imigrasipamekasan)

Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly

Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar memberi tausyiah

