Pamekasan (11/10) - Komunikasi menjadi kunci dalam penyelenggaraan pelayanan publik bagi sebuah lembaga maupun instansi. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi komunikasi yang efektif dan efisien dalam menyampaikan informasi atas berbagai informasi, khususnya dalam keimigrasian yang berdampak pada masyarakat luas. Kini, komunikasi telah merambah ke dunia digital. Komunikasi digital hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang berbeda tempat dan waktu. Komunikasi digital mempermudah dalam menyampaikan informasi baik ke perorangan maupun ke khalayak luas tanpa adanya hambatan. Salah satu contoh perkembangan komunikasi digital adalah media berita online.

Ketum PD IWO Dyah Heny (nomor tiga dari kiri), Kakanim Imam Bahri (tengah), Kaur TU Arief Chandra (paling kanan)
bersama Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online Kabupaten Pamekasan
Kepala Kantor Imigrasi Imam Bahri didampingi satu orang pegawai Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan mengunjungi Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Kabupaten Pamekasan. Rombongan tiba di lokasi pada pukul 13.00 dan disambut oleh Dyah Heny Andryanti, Ketum PD IWO Pamekasan, beserta Pengurus PD IWO Pamekasan lainnya. Menurut Kepala Kantor Imigrasi Imam Bahri, sebelum peliputan tentu jurnalis akan melihat kondisi umum. "Diharapkan IWO Kab Pamekasan sebagai wadah wartawan online di wilayah Pamekasan menjadi pembanding dalam membangun kota Pamekasan menjadi lebih baik dengan memberikan informasi dan berita yang berimbang", kata Imam membuka giat koordinasi.
Dalam sambutannya, Heny mengatakan bahwa silaturahmi ini merupakan wujud kemitraan yang baik antara rekan-rekan media dengan Kantor Imigrasi sebagai dua pihak yang saling membutuhkan. Selain itu, media sebagai mitra juga berfungsi untuk membackup dengan memberikan berita yang berimbang, dengan mengambil data dan fakta sesuai yang terjadi. Abdul Chalik selaku Humas PD IWO mengatakan bahwa selain di Pamekasan, IWO juga ada di seluruh Jawa Timur. "Kami siap berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Pamekasan kapan pun kami dibutuhkan sesuai dengan fungsi kami sebagai wartawan.", ujarnya.
Perlu diketahui, PD IWO Kabupaten Pamekasan membawahi 12 media yang tersebar di seluruh wilayah di Madura. Salah satu strategi pengelolaan media adalah dengan membuka jalur komunikasi antara satker dengan media, yaitu dengan melakukan koordinasi melalui WhatsApp Group (WAG). "Semoga silaturahmi ini tetap berlanjut, dan kerjasama antara Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan sebagai satker yang membutuhkan media dan IWO sebagai media yang memerlukan berita akan membuahkan hasil yang baik bagi kedua pihak.", ujar Imam sembari menutup kegiatan dan berpamitan. (AR)

