PAMEKASAN - Dalam rangka memperingati Hari Dharma Karyadhika tahun 2021, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Kabupaten Pamekasan yang diikuti beberapa unit pelaksana teknis Kemenkumam RI di wilayah Pamekasan pada Selasa (26/10). Diantara unit pelaksana teknis tersebut adalah Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan, Lapas Kelas IIA Pamekasan, Lapas Khusus Narkotika Kelas IIA Pamekasan, dan Bapas Pamekasan. Kegiatan yang merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HDKD 2021 ini sebelumnya diagendakan tanggal 27 Oktober 2021 dimajukan menjadi hari ini sesuai petunjuk dari pusat.

Kalapas Pamekasan M. Hanafi (kiri) menjadi Inspektur Upacara
Acara yang diselenggarakan pagi hari pukul 08.00 WIB tersebut diawali dengan kegiatan Upacara. Dalam upacara tabur bunga tersebut, Kalapas Pamekasan M. Hanafi bertindak sebagai Inspektur Upacara dan diakhiri dengan do'a kemudian dilanjutkan dengan giat tabur bunga. Pelaksanaan ziarah dan tabur bunga ini dilaksanakan selain untuk mengenang jasa para Pahlawan yang telah gugur, juga untuk menumbuhkan Nilai Kepahlawanan sebagai modal sosial untuk kemudian diimplementasikan dan didayagunakan dalam mengatasi berbagai permasalahan, sehingga semangat kepahlawanan seperti cintai tanah air, rela berkorban, pantang menyerah, suka menolong dan sebagainya menjadi sumber motivasi dan modal untuk mengatasi berbagai masalah dan sekaligus memacu guna mewujudkan tujuan dan harapan bersama.

Giat tabur bunga dipimpin oleh Kaur TU Arief Chandra (depan)

Sesi foto bersama
Peserta dari Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur adalah Kaur Tata Usaha Arief Chandra didampingi oleh beberapa orang pegawai. "Semoga dengan dilaksanakan kegiatan tabur bunga ini, seluruh pegawai Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan senantiasa mengenang jasa para pahlawan serta melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara meningkatkan Kinerjanya dan mewujudkan Kemenkumham yang semakin pasti.", ujar Arief. (AR)

