PAMEKASAN - Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan segenap pegawai Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan Kanwil Kemenkumham Jawa Timur melaksanakan Bhakti Sosial pada Sabtu (5/3). Target utama penerima paket bantuan sosial ini adalah keluarga terdampak banjir yang melanda Kota Pamekasan. Dalam kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan menyalurkan bantuan berupa sembako sebanyak 44 Paket. Kegiatan Bhakti Sosial sebagai bentuk nyata komitmen Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk menumbuhkan nilai dan kepekaan sosial dalam diri setiap pegawai di lingkungan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Imam Bahri dan dihadiri oleh Kaur Tata Usaha Arief Chandra.

Kakanim Imam Bahri memberikan kata sambutan
Rombongan sebanyak 12 orang yang terdiri atas pegawai dan Ibu-Ibu Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Pamekasan. Dalam sambutannya, Kepala Kantor Imigrasi Imam Bahri mengharapkan kejadian ini tidak terulang lagi. "Kami turut prihatin atas bencana yang melanda di wilayah Kota Pamekasan, termasuk di wilayah desa Sumedangan ini.", ucapnya. Beliau menambahkan, "kami berharap sedikit bantuan yang kami berikan kepada Bapak dan Ibu dapat bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan pada masa pemulihan pasca bencana ini."

Kakanim Imam Bahri (foto kiri) dan Kaur TU Arief Chandra (foto kanan) memberikan bantuan secara simbolis
Seperti diketahui, banjir yang menggenangi Kota Pamekasan mulai 1 Maret 2022 hingga Kamis (3/3) pagi di sebagian wilayah Pamekasan, merupakan akibat dari luapan Sungai Kalisemajid dan Sungai Kalikloang, setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Banjir menggenangi 7 kelurahan, dan 12 desa di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Pamekasan, Kecamatan Pademawu, Kecamatan Palengaan dan Kecamatan Proppo.

Sesi Foto Bersama
Masing-masing kelurahan meliputi Kelurahan Jungcangcang, Kelurahan Gladak Anyar, Kelurahan Petemon, Kelurahan Parteker, Kelurahan Barurambat Kota, Kelurahan Bugih dan Kelurahan Barurambat Timur. Desa terdampak meliputi Desa Laden, Desa Jalmak, Desa Betet, Desa Palengaan Daja, Desa Rombuh, Desa Sumedangan, Desa Lemper, Desa Majungan, Desa Pademawu Timur, Desa Pademawu Barat, Desa Samiran dan Desa Kodik. "Total jumlah warga terdampak berdasarkan hasil pendataan terbaru sebanyak 16.986 jiwa dengan jumlah total warga yang dievakuasi sebanyak 450 jiwa.", tutur Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Pemkab Pamekasan Budi Cahyono. (AR)

